Cara Membaca KMS Balita dan Cara Mengisinya

Kita tahu bahwa kartu menuju sehat (KMS) balita sangat penting untuk memantau pertumbuhan balita bahkan sudah ditetapkan oleh badan Kesehatan dunia / WHO. Dengan adanya buku ini para orang tua menjadi lebih mengerti mengenai tumbuh kembang anak melalui catatan grafik dalam buku. Untuk mengisi KMS biasanya akan dilakukan oleh pihak petugas Kesehatan di posyandu. Meskipun begitu para ibu harus mengerti cara membaca KMS balita dan juga cara mengisinya. Karena, setiap orang tua wajib mengisi buku KMS yang selanjutnya akan diperiksa oleh dokter anak tiap bulanya.

Cara Membaca KMS Balita Dengan Benar

Untuk cara membaca buku KMS balita terdapat dua jenis yaitu tabel yang berwarna merah muda untuk anak perempuan dan tabel yang berwarna biru untuk anak laki-laki. Selain itu, juga terdapat grafik yang berwarna merah, kuning, hijau muda dan hijau tua.

  • Terletak di bawah garis merah
    Pertama, perhatikan kolom umur dan berat anak bila grafik pertumbuhan berada di bawah garis merah menandakan anak mengalami kurang gizi. Jika grafik ini terus-menerus berada dalam posisi ini lebih baik anda segera memeriksakan balita ke dokter terdekat.
  • Berada di warna kuning
    Bila grafik pertumbuhan balita berada di warna kuning menandakan balita mengalami kurang gizi ringan, untuk posisi ini para ibu tidak perlu khawatir cukup dengan memberi makanan bergizi untuk anak.
  • Terletak di warna hijau muda
    Grafik warna hijau menandakan anak tumbuh dengan normal dari berat badan cukup dan status gizi baik. Anda perlu terus memantau berat badan anak dan berikan makanan gizi seimbang untuk balita agar tumbuh kembang dengan optimal
  • Terletak di atas warna hijau tua
    Bila grafik anak diwarna ini anda perlu waspada karena anak memiliki berat badan lebih di atas normal. Jika balita mengalami peningkatan berat badan sangat rentan terkena penyakit seperti serangan jantung maupun obesitas.

Cara Mengisi Kartu Menuju Sehat (KMS) Balita

Setelah anda mengetahui cara membaca KMS balita agar pertumbuhan balita terpantau dengan baik selanjutnya anda perlu mengetahui cara mengisi buku KMS. Untuk mengisi buku KMS sangat mudah anda tinggal meneruskan catatan-catatan yang ada sebelumnya yang biasanya dituliskan oleh dokter saat posyandu. Misalnya saja saat bulan penimbangan balita tulislah berat badan anak pada bagian berat badan/KG.

Grafik pertumbuhan balita adalah hal yang paling penting. Untuk mengisinya letakkan titik angka berat badan balita dengan titik temu garis tegak (umur) dan garis datar (berat badan). Jadi, patokan untuk mengisi buku kartu menuju sehat yakni berat badan dan umur anak. Timbanglah balita secara rutin setiap bulanya serta catat bila terdapat hal tentang Kesehatan balita misalnya tidak nafsu makan, diare atau demam.