Faktor yang Berpengaruh Pada Pertumbuhan Tinggi Ideal Balita

Dalam memantau tumbuh kembang anak dari balita, terdapat beberapa aspek yang dilihat sebagai tolak ukur terkait dengan pertumbuhan anak yang sehat. Dua aspek tersebut diantaranya yaitu berat dan juga tinggi dari anak tersebut. Biasanya, untuk melihat berat dan tinggi badan ideal balita dilakukan sejak mereka berusia dini melalui posyandu atau juga cek kesehatan lainnya. Maka dari itu, penting bagi para orang tua untuk memperhatikan perkembangan dari kedua aspek tersebut pada anak mereka sejak kecil. Perlu pula untuk mengetahui berat dan tinggi badan ideal balita 1 tahun (0 - 12 bulan) untuk memastikan anak tumbuh dengan normal dan tidak terdapat malnutrisi yang dapat menghambat tumbuh kembang mereka.

Berat dan Tinggi Badan Ideal Pada Balita Usia 1 Tahun

Pertumbuhan berat dan juga tinggi pada balita tidak dapat disamaratakan dengan balita yang lainnya, namun terdapat perkiraan yang dapat digunakan sebagai tolak ukur apakah pertumbuhannya tergolong normal atau tidak. Tinggi badan ideal balita 1 tahun (0 - 12 bulan) biasanya berkisar pada 74 hingga 86 cm untuk anak perempuan, sementara anak laki-laki berkisar pada angka 75,7 hingga 87,8 cm. Di sisi lain, berat ideal untuk balita perempuan biasanya berkisar pada angka 8,9 hingga 11,5 kg dan untuk balita laki-laki pada angka 9,6 hingga 12,2 kg. Hal ini tentu saja hanya berdasarkan perhitungan angka ideal yang dirilis oleh Kementerian Kesehatan karena pertumbuhan pada balita biasanya berbeda dan dipengaruhi oleh berbagai faktor. Jika balita memiliki tinggi dan juga berat di bawah angka ideal tersebut, maka sebaiknya untuk diperiksakan ke dokter demi memastikan bahwa tumbuh kembang anak tidak terganggu.

Berbagai Pengaruh Pada Pertumbuhan Badan Balita

Setelah mengetahui angka berat dan tinggi badan ideal balita 1 tahun (0 - 12 bulan), perlu untuk dipahami bahwa balita memiliki angka yang berbeda-beda dan tidak dapat disamaratakan. Terdapat berbagai faktor yang mempengaruhi pertumbuhan ini, seperti genetik karena dalam beberapa kondisi anak biasanya mereka memiliki kondisi turunan tertentu dari orang tua mereka. Oleh karena itu, perlu untuk mengingat rekam jejak kesehatan orang tua untuk dapat mengkonfirmasi hal ini. Kondisi kesehatan tertentu yang dimiliki oleh anak dapat menghambat pertumbuhan mereka, apalagi konsumsi obat tertentu yang bertujuan untuk menjaga kesehatan anak juga dapat berkontribusi terhadap faktor ini.

Pemberian gizi serta nutrisi pada anak juga memberikan pengaruh pada proses pertumbuhan mereka. Pemberian gizi serta nutrisi yang tepat dapat membawa anak untuk mengalami pertumbuhan yang baik. Di sisi lain, pemberian gizi atau nutrisi yang takarannya berlebihan justru dapat membawa anak ke dalam kondisi yang dapat membahayakan kesehatan mereka. Selain itu, kepemilikan hormon tertentu yang tidak terkontrol dapat membuat pertumbuhannya menjadi terhambat atau memiliki tinggi di atas angka ideal. Untuk memastikan hal ini dapat dibawa ke dokter agar dilakukan pemeriksaan yang akurat.

Jika anak mengalami pertumbuhan yang dirasa tidak signifikan atau jauh di bawah angka ideal, maka sebaiknya untuk segera konsultasi ke dokter. Hal ini untuk menghindari anak memiliki kondisi yang dapat menghambatnya