Orang Tua Wajib Memahami Penggunaan Kartu Menuju Sehat

Sebagai orang tua Anda pasti ingin selalu merekam tumbuh dan kembang anak. Dengan mengetahui tumbuh dan kembang anak, Anda akan mengetahui apakah anak Anda sudah tumbuh dan berkembang dengan normal atau terdapat masalah, sehingga Anda mengetahuinya sejak dini.
Anda sudah bisa memantau pertumbuhan dan perkembangan anak, mulai dari usia 0 tahun atau usia bayi baru lahir. Cara paling sederhana untuk mengetahui tumbuh dan kembang anak adalah dengan menggunakan Kartu Menuju Sehat (KMS).

Definisi Kartu Menuju Sehat (KMS)

Kartu Menuju Sehat (KMS) merupakan catatan yang berisi grafik pertumbuhan dan perkembangan anak. Beberapa contoh catatan yang bisa Anda pantau didasarkan pada jenis kelamin, usia, dan berat badan.

Secara umum, alat yang digunakan untuk mengukur perkembangan dan pertumbuhan anak, di antaranya adalah Kartu Menuju Sehat (KMS).


Gambar Kartu Menuju Sehat versi lama

Informasi yang bisa Anda dapatkan di antaranya adalah pemantauan ASI eksklusif pada bayi, imunisasi, dan juga tips untuk kesehatan ibu hamil hingga menyusui. Ada pula informasi mengenai kesehatan dan perawatan pada anak-anak.

Demi tersedianya informasi yang akurat, orang tua dianjurkan untuk selalu memperbaharui data pada kartu-kartu tersebut  hal ini dimaksudkan untuk mengetahui apakah anak Anda tumbuh dan berkembang dengan normal ataupun tidak sesuai dengan usianya. Anda bisa melakukannya dengan membawa anak Anda pada dokter anak yang terdekat dengan Anda ataupun membawanya pada posyandu.

Pentingnya KMS

Pada usia balita dan anak-anak, masalah pertumbuhan masih menjadi permasalahan yang utama. Untuk mengetahui apakah anak-anak terhindar dari masalah mengenai tumbuh kembang mereka, maka deteksi secara dini perlu dilakukan.

Mengetahui tingkat pertumbuhan dan perkembangan anak bisa dilakukan sedini mungkin dengan rutin mendatangi posyandu dan puskesmas terdekat untuk melakukan pengukuran dan penimbangan badan. Ini akan memudahkan tenaga medis untuk mengetahui masalah apa yang ada pada pertumbuhan anak, sehingga bisa mengambil langkah yang cepat untuk mengatasi permasalahan tersebut.

Manfaat kartu menuju sehat adalah untuk memantau tumbuh kembang anak setiap bulannya. Tidak hanya berupa data penimbangan dan ukuran saja, namun pada suatu grafik yang akan memudahkan pembaca untuk menganalisisnya, termasuk kedua orang tua anak. Informasi ini berupa kenaikan ataupun penurunan yang terjadi pada tumbuh kembang anak.

Apabila tidak menggunakan kms tumbuh kembang anak, tentu pemantauan kenaikan ataupun penurunan sebagai bahan evaluasi ini tentu akan sulit dilakukan. Meskipun berisi data yang sederhana, namun ini akan memudahkan untuk mengetahui kelainan yang terjadi.

Apa saja yang terdapat dalam KMS?

KMS terdiri dari 1 lembar dengan dua halaman bolak-balik.  Terdapat beberapa bagian di dalam kms yang berisi informasi. KMS untuk anak laki laki berbeda dengan KMS anak perempuan.

Untuk KMS laki-laki warnanya biru, sementara kms untuk anak perempuan warnanya merah muda.


Kartu Menuju Sehat terbaru untuk anak laki-laki


Kartu Menuju Sehat terbaru untuk anak Perempuan

Selain KMS dalam bentuk fisik (pdf) yang bisa di download disini, terdapat pula kartu menuju sehat online yang bisa dengan mudah Anda akses sendiri seperti di website ini.

Anda juga bisa mendapatkan kartu menuju sehat reguler (pdf) yang bisa Anda dapatkan di internet.

Cara mengisi KMS

Cara mengisi kartu menuju sehat bayi cukup mudah untuk dilakukan. Anda hanya perlu mengisi catatan-catatan yang sudah ada sebelumnya, yang biasanya dilakukan oleh tenaga medis terkait yang memberikan KMS pada orang tua anak.

Anda kemudian mengisi catatan sesuai dengan indikator yang ditanyakan, misalnya berat badan, tinggi badan, bulan penimbangan, dan sebagainya sesuai dengan yang tertera pada Kartu Menuju Sehat.

Sementara pada grafik pertumbuhan, Anda bisa menuliskan titiknya sesuai dengan berat badan anak (yang berada pada garis vertikal) dan disesuaikan dengan usianya (yang berada pada garis mendatar)

Cara membaca KMS

Untuk mengetahui informasi yang tepat, Anda perlu mengetahui cara membaca KMS balita berikut ini.

Pertama, anak Anda harus diukur terlebih dahulu tinggi badan dan berat badannya. Selanjutnya, Anda bisa menganalisis grafik pertumbuhan kms berdasarkan informasi tersebut.

Jika grafik pertumbuhan anak Anda berada di bawah garis merah, maka ada kemungkinan anak Anda mengalami kurang gizi karena berat badan di bawah garis merah tandanya berat badan anak Anda kurang dari rata-rata anak seusianya.

Langkah yang bisa Anda ambil jika berada pada posisi ini maka Anda harus berkonsultasi kepada dokter anak untuk mendapatkan rekomendasi makanan dan informasi mengenai kandungan gizi pada makanan yang sebaiknya dikonsumsi oleh anak untuk mendapatkan berat badan yang ideal.

Jika grafik pertumbuhan berada pada area kuning atau berada di atas tanda garis merah, maka terdapat kemungkinan bahwa anak Anda mengalami kurang gizi ringan. Anda juga bisa mengonsultasikan hal ini kepada dokter anak terkait untuk mendapatkan rekomendasi langkah terbaik.

Jika grafik berada pada area hijau muda, atau di atas garis kuning, maka berat badan anak Anda termasuk normal, dan status gizi juga cukup baik. Yang perlu Anda lakukan adalah tetap mengontrol apa yang anak Anda konsumsi supaya perkembangannya tersebut akan sesuai dengan anak seusianya.

Jika grafik berada pada area di atas hijau tua, maka tandanya anak Anda memiliki berat badan yang lebih di atas anak pada usianya, atau kelebihan berat badan. Kebanyakan orang tua malah akan senang ketika anak-anak mereka memiliki berat badan yang berlebih. Padahal, jika ketika masih kecil anak-anak memiliki berat badan yang berlebihan, maka anak akan lebih mudah terserang penyakit kardiovaskular, seperti serangan jantung dan timbulnya obesitas pada usia dini.

Anda dapat berkonsultasi dengan dokter anak untuk mendapatkan rekomendasi pengurangan berat badan supaya berat anak Anda kembali ideal sesuai dengan usianya.
Perkembangan dan pertumbuhan anak tersebut perlu Anda pantau setiap bulannya untuk mengetahui pada posisi mana grafik anak Anda. Nantinya, Anda dapat mengevaluasi grafik tersebut, apakah berada pada peningkatan yang baik, atau malah mengalami penurunan.

Jika terjadi peningkatan grafik, maka berat badan anak anda naik. Jika grafik sejajar dengan bulan sebelumnya, maka tidak ada perubahan yang berarti pada berat badan anak Anda dari bulan sebelumnya. Apabila grafik putus-putus, maka berarti anak Anda kurang rutin ditimbang. Sementara, jika grafik mengalami penurunan, maka berat badan anak turun dari bulan sebelumnya.

Untuk informasi, anak-anak akan mulai mengalami penurunan berat badan pada usia sekitar 6 bulan. Hal ini dikarenakan mulai tumbuhnya gigi pada anak, yang menyebabkan nafsu makan berkurang, demam, dan anak-anak menjadi sering rewel. Jika berat badan terus menerus mengalami penurunan, maka orang tua harus membawanya ke dokter anak.

Naik dan turunnya berat badan pada anak dilambangkan dengan N untuk berat badan yang naik, yaitu berat badan sama dengan kenaikan berat badan minimal ataupun lebih.
Sementara untuk berat badan tidak naik dilambangkan dengan huruf T, yaitu berat bedan berada pada garis mendatar (tetap), atau bahkan mengalami penurunan di bawah garis pertumbuhan atau berada pada berat badan kurang dari minimal.

Untuk mendukung kevalidan kartu menuju sehat anak sekolah, orang tua dianjurkan untuk melakukan penimbangan dan pengukuran rutin pada anak.