Pemeriksaan Anak Perempuan dengan Terus Memperbarui Grafik Kartu Menuju Sehat Anak

Pasangan mana yang tak ingin segara memiliki momongan setelah menikah? Tentu hal ini menjadi impian dan dambaan banyak pasangan. Perencanaan program kehamilan pun dilakukan oleh kedua orang tua hingga akhirnya memiliki momongan.

Ketika sudah memiliki momongan, bukan berarti Anda akan lepas tanggung jawab begitu saja dalam menjaganya. Seorang anak memerlukan sebuah pemeriksaan rutin setiap satu bulan sekali. Setidaknya hingga anak berusia 5 tahun.

Pemeriksaan ini digunakan untuk melihat dan memantau tumbuh kembang anak yang sering kita lihat dari waktu ke waktu. Namun pemantauan ini dilakukan oleh seorang dokter atau tenaga kesehatan yang bertugas agar mendapatkan hasil yang tepat.

Pertumbuhan anak laki-laki dan perempuan tentu saja berbeda. Jika Anda memiliki anak laki-laki, tentu hal yang paling diperhatikan adalah pertumbuhan berat badan tingginya. Untuk anak perempuan memang sama, namun pertumbuhan tinggi dan perkembangan berat badan anak perempuan tentu akan berbeda dengan anak laki-laki.

Ketika melakukan pemeriksaan di klinik atau pusat kesehatan, ibu akan mendapatkan sebuah kartu periksa yang berbentuk seperti buku. Kartu ini biasanya diberikan pasca melahirkan. Kartu ini tidak hanya memperlihatkan hasil pemeriksaan buah hati, namun juga memberikan tips bagi sang ibu dalam menjaga dan merawat buah hati, seperti pemberian asi eksklusif, pemberian MPASI, dan masih banyak lagi.

Kartu ini kerap disapa dengan Kartu Menuju Sehat  atau KMS. Lantas apakah itu KMS? Masri kita bahas bersama mengenai pemahaman dari KMS. KMS merupakan sebuah kartu data dari dokter atau petugas kesehatan yang berisi grafik pertumbuhan dan perkembangan anak, yang digambarkan melalui sebuah grafik. Titik pada grafik yang diperlihatkan mampu menunjukkan tingkat kesehatan sang buah hati.

Jika Anda memiliki anak perempuan, maka KMS untuk anak perempuan biasanya berwarna merah muda atau pink. Kartu ini sudah digunakan di Indonesia sejak tahun 1970-an ketika orang tua mengajak anaknya untuk periksa. Pengisian titik pada grafik langsung diisi oleh dokter setelah melakukan penimbangan berat badan dan pengukuran tinggi badan.

Warna dari area titik berada akan menunjukkan kesehatan sang buah hati. Terdapat empat area warna pada KMS, yaitu merah, kuning, hijau muda, dan hijau tua. Untuk warna merah, itu artinya anak masih kekurangan gizi. Untuk warna kuning artinya anak mengalami kekurangan gizi ringan. Untuk warna hijau muda artinya anak memiliki berat badan yang cukup dan status gizi yang baik. Sedangkan warna hijau tua, anak memiliki berat badan di atas normal.

Jika titik grafik lebih tinggi artinya berat badan anak naik. Jika titik grafik sejajar maka berat badan sama dengan bulan lalu. Jika titik terputus-putus maka orang tua kurang rutin dalam menimbang berat badan anak. Terakhir jika titik grafik turun, maka berat badan anak lebih rendah dari bulan sebelumnya.

Itu dia beberapa informasi mengenai KMS untuk anak perempuan yang perlu Anda ketahui. Semoga informasinya bermanfaat.